Rabu, 05 November 2014

Identitas radi?

Seribu maaf untukmu !!


Saat dinda menoleh , dindapun kaget karena dimas berada di hadapannya. Saking kagetnya dinda langsung berdiri dan hampir menjatuhkan mejanya.
“ hey, hati – hati !” ucap radi sambil menangkap meja dinda
Dan semua muridpun tertawa melihat kelucuan dinda, tak terkecuali dimas.
“ siapa yang gak masuk ?” Tanya dimas
“ heh ?” ucap dinda bingung
“ gue suruh ngabsen kelas, siapa yang gak masuk ?” Tanya dimas lagi
“ ooo…, yang gak masuk vani doank !” jawab dinda dengan tampang malu – maluin
Setelah mengabsen dimas pun langsung pergi. Dan dinda masih terus tersenyum sendiri, dinda tersadar setelah radi berdiri untuk mengumpulkan ulangan mtk nya.
“ cepet banget ngumpulinnya aku kan belum selesai !” ucap dinda pelan dengan muka murung. Tak lama kemudian dinda juga mengumpulkan ulangannya.
****
 Saat pembagian rapor bayangan radi tidak datang karena ada acara , dan wali kelas pun menitipkan rapor radi ke ketua kelas yaitu dinda. Saat itu dinda sangat penasaran dengan nilai radi , tapi dinda tidak berani melihat nilai radi jika belum meminta izin terlebih dahulu , hampir setengah jam dinda berpikir dan terkejut ketika mendengar suara orang yang dia kenal
“ udah kalo penasaran liat aja, ga papa kok!” teriak nia di kuping dinda
“ gak papa gimana ? dasar ajaran sesat !” canda dinda
“ yeh! Yaudah gue aja yang buka , ntar kalo di salahin gue yang tanggung jawab !” sahut nia
Niapun membuka rapor yang di simpan di amplop , nia mulai membuka amplop itu dan mengambil rapor yang ada di dalamnya, sedangkan dinda sudah setengah mati penasaran ingin mengetahui nilai radi , saat nia melihat nilai radi dia langsung berteriak
“ gila ! nilainya semua Sembilan ,keren banget !” pekik nia kagum
Dindapun langsung melihat rapor yang di bawa nia
“ wah iya , aku aja rata-rata nilainya delapan !” sahut dinda
“ ha….ha….ha kesaingan loe din !”ejek nia
“ yeh aku udah tau kok !”jawab dinda gak mau kalah
“ masa ? tau dari mana ?” Tanya nia dengan muka nyolotin
“ udah aku tebak kalo dia tuh sebenernya pinter, soalnya udah kelihatan dari mukanya !” jawab dinda sok tau
“ muka pinter ? maksudnya kaya muka ki joko bodo gitu ? kalo mukanya ganteng tuh baru bener !” sahut nia
“ ya gak lah, kalo muka ganteng tuh “kak dimas”,hi..hi..!”jawab dinda sambil senyam senyum
****  
Radipun masuk ke kelas dan seperti biasanya sambil mendengarkan music.diikuti dinda yang datang tidak lama kemudian.dindapun mengambil sesuatu dari tasnya dan kemudian memberikannya kepada radi
“ radi, ini rapornya !” ucap dinda seraya memberikan rapor itu
“ makasih !” jawab radi singkat dan langsung memasukkan rapornya ke tas.
“ heh? Kok gak di liat dulu nilainya ?”Tanya dinda heran
“ nanti di rumah “ jawab radi
“ yah padahal aku mau lihat nilainya !” gurau dinda
Radipun melepas earphonenya dan langsung menoleh ke dinda dengan pandangan tajam
“ bukannya kau sudah melihat nilainya !” ucap radi dingin
Dindapun langsung kaget mendengar ucapan radi dan tidak bisa menjawab kata-kata radi .
“ kenapa tebakan dia selalu benar ?” gumam dinda dalam hati
“ eh?em..ka…ka…”jawab dinda sambil gugup
“ radipun kembali mendengarkan music dan membaca buku
“ udah jangan gugup, bukan masalah besar kan !” ucap radi sambil tersenyum khasnya yang sangat mengerikan
Dindapun langsung meminum sebotol aqua untuk menghilangkan rasa kagetnya. Saat melihat ke lantai dinda tidak sengaja menemukan kartu pelajar milik radi , dibacanya tanggal lahir radi dan dindapun langsung tersedak
“ ugkh..! radi kamu lahir taun 93 ?” tanya dinda
Radipun langsung mengambil kartu itu dan memasukkannya ke dalam tas.
“ haruskah saya menjawabnya !” jawab radi ketus
“ eh ! gak kok lagian kamu kan pinter ini jadi gak ada masalah , iya kan ? sahut dinda sok akrab


Bersambung................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar