Rabu, 15 Oktober 2014

sungai merah di pulau jawa (kisah nyata)

ada suatu tempat yang terpencil di mana akses pergi harus melewati sungai,penduduk disana pun beraktivitas seperti mandi,cuci piring dan lain-lain dilakukan di sungai tsb. suatu hari sekumpulan anak muda dari desa yang terpencil itu berangkat ke sungai untuk mandi,nah salah satu dari pemuda itu sebut saja si SULSUL jalan dengan sangat hati-hati,kemudian teman dari si SULSUL sebut saja si ISENGSENG itu bertanya kepada Si SULSUL,kenapa SUL?kok jalan lambat banget?tanya ISENGSENG "lagi ada bisul di pantat gue !"jawab si SULSUL, kemudian muncul pikiran iseng si ISENGSENG untuk menjaili temannya.saat si SULSUL sedang mandi di tepi sungai si ISENGSENG berteriak kepada si SULSUL "SUL ada buaya!". saking takutnya si SULSUL langsung lompat ke batu karang/dalam basa jawa di sebut padasan,tapi karna padasan itu licin si SULSUL pun terpeleset dan akhirnya bisul di pantat si SULSUL pun pecah,seketika di pinggiran sungai airnya pun berubah warna menjadi merah karna bisul si SULSUL pecah,tapi si SULSUL tidak lagi susah duduk karena sudah tidak ada bisul yang mengganggu. Tips: jika anda frustasi terhadap bisul yang tidak hilang-hilang, tidak ada salahnya anda mencoba cara si SULSUL ini :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar