Saat dinda menoleh , dindapun kaget
karena dimas berada di hadapannya. Saking kagetnya dinda langsung berdiri dan
hampir menjatuhkan mejanya.
“ hey, hati – hati !” ucap radi
sambil menangkap meja dinda
Dan semua muridpun tertawa melihat
kelucuan dinda, tak terkecuali dimas.
“ siapa yang gak masuk ?” Tanya dimas
“ heh ?” ucap dinda bingung
“ gue suruh ngabsen kelas, siapa yang
gak masuk ?” Tanya dimas lagi
“ ooo…, yang gak masuk vani doank !”
jawab dinda dengan tampang malu – maluin
Setelah mengabsen dimas pun langsung
pergi. Dan dinda masih terus tersenyum sendiri, dinda tersadar setelah radi
berdiri untuk mengumpulkan ulangan mtk nya.
“ cepet banget ngumpulinnya aku kan
belum selesai !” ucap dinda pelan dengan muka murung. Tak lama kemudian dinda
juga mengumpulkan ulangannya.
****
Saat pembagian rapor bayangan radi tidak
datang karena ada acara , dan wali kelas pun menitipkan rapor radi ke ketua
kelas yaitu dinda. Saat itu dinda sangat penasaran dengan nilai radi , tapi
dinda tidak berani melihat nilai radi jika belum meminta izin terlebih dahulu ,
hampir setengah jam dinda berpikir dan terkejut ketika mendengar suara orang
yang dia kenal
“ udah kalo penasaran liat aja, ga
papa kok!” teriak nia di kuping dinda
“ gak papa gimana ? dasar ajaran
sesat !” canda dinda
“ yeh! Yaudah gue aja yang buka ,
ntar kalo di salahin gue yang tanggung jawab !” sahut nia
Niapun membuka rapor yang di simpan
di amplop , nia mulai membuka amplop itu dan mengambil rapor yang ada di
dalamnya, sedangkan dinda sudah setengah mati penasaran ingin mengetahui nilai
radi , saat nia melihat nilai radi dia langsung berteriak
“ gila ! nilainya semua Sembilan
,keren banget !” pekik nia kagum
Dindapun langsung melihat rapor yang
di bawa nia
“ wah iya , aku aja rata-rata
nilainya delapan !” sahut dinda
“ ha….ha….ha kesaingan loe din !”ejek
nia
“ yeh aku udah tau kok !”jawab dinda
gak mau kalah
“ masa ? tau dari mana ?” Tanya nia
dengan muka nyolotin
“ udah aku tebak kalo dia tuh
sebenernya pinter, soalnya udah kelihatan dari mukanya !” jawab dinda sok tau
“ muka pinter ? maksudnya kaya muka
ki joko bodo gitu ? kalo mukanya ganteng tuh baru bener !” sahut nia
“ ya gak lah, kalo muka ganteng tuh
“kak dimas”,hi..hi..!”jawab dinda sambil senyam senyum
****
Radipun masuk ke kelas dan seperti
biasanya sambil mendengarkan music.diikuti dinda yang datang tidak lama
kemudian.dindapun mengambil sesuatu dari tasnya dan kemudian memberikannya
kepada radi
“ radi, ini rapornya !” ucap dinda
seraya memberikan rapor itu
“ makasih !” jawab radi singkat dan
langsung memasukkan rapornya ke tas.
“ heh? Kok gak di liat dulu nilainya
?”Tanya dinda heran
“ nanti di rumah “ jawab radi
“ yah padahal aku mau lihat nilainya
!” gurau dinda
Radipun melepas earphonenya dan
langsung menoleh ke dinda dengan pandangan tajam
“ bukannya kau sudah melihat nilainya
!” ucap radi dingin
Dindapun langsung kaget mendengar
ucapan radi dan tidak bisa menjawab kata-kata radi .
“ kenapa tebakan dia selalu benar ?”
gumam dinda dalam hati
“ eh?em..ka…ka…”jawab dinda sambil
gugup
“ radipun kembali mendengarkan music
dan membaca buku
“ udah jangan gugup, bukan masalah
besar kan !” ucap radi sambil tersenyum khasnya yang sangat mengerikan
Dindapun langsung meminum sebotol
aqua untuk menghilangkan rasa kagetnya. Saat melihat ke lantai dinda tidak
sengaja menemukan kartu pelajar milik radi , dibacanya tanggal lahir radi dan
dindapun langsung tersedak
“ ugkh..! radi kamu lahir taun 93 ?”
tanya dinda
Radipun langsung mengambil kartu itu
dan memasukkannya ke dalam tas.
“ haruskah saya menjawabnya !” jawab
radi ketus
“
eh ! gak kok lagian kamu kan pinter ini jadi gak ada masalah , iya kan ? sahut
dinda sok akrabBersambung................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar