Minggu, 01 November 2015

bagaimana caranya menjadi seorang wirausaha yang sukses



Setelah lulus dari sekolah , kebanyakan orang pasti ingin bekerja , tapi taukah anda bahwa lowongan pekerjaan itu lebih sedikit di bandingkan dengan lulusan yang mencari kerja .
Jadi , mengapa kita tak mencoba untuk menjadi seorang wirausaha? Apalagi menjadi wirausaha yang sukses,  pasti semua orang menginginkannya. Tapi , bagaimana caranya?
Ada 3 cara menjadi wirausahawan sukses yaitu:
1.       Ubah pola pikir atau mindset anda
untuk menjadi wirausahawan , kita terlebih dahulu harus mengubah pola pikir kita dengan cara berpikir kreatif, buang pikiran konsumtif karena seorang wirausahawan itu menciptakan , bukan menggunakan!
2.       Motivasi
Motivasi sangat di butuhkan, motivasi erat kaitannya dengan semangat kerja kita, jika tidak ada motivasi dalam diri kita untuk berwirausaha , maka biasanya kita akan tidak semangat dalam mengerjakan usaha yang kita buat. Jadi tanamkan dalam diri anda semangat 45 untuk membuat suatu usaha. Pasti bisa!
3.       Lakukan !
Lakukan atau make it!, dalam berwirausaha kita tidak hanya butuh mimpi yang besar, tetapi kita harus jalankan usaha itu. Jika kita tidak jalankan usaha itu dan hanya bermimpi(NADO) maka kita tidak akan tahu apakah usaha yang kita impikan dapat berjalan atau tidak. Lakukanlah, hadapi resiko di depan maka kita akan menjadi wirausahawan yg kuat.
Dan jangan lupa dibarengi dengan doa, karena berusaha tanpa berdoa adalah sombong dan berdoa tanpa di sertai dengan  usaha adalah sia-sia.

Yakinlah bahwa jika kita melangkahkan kaki ke depan, pasti selalu ada jalan ! trus semangat dalam berwirausaha !

definisi wirausaha


 
Definisi Wirausaha
     Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Wira dapat berarti mulia, luhur, unggul, serta usaha berarti kemampuan melakukan usaha atas kekuatan sendiri. Jadi, wirausaha berarti manusia unggul dalam usaha atas kekuatan sendiri dan tidak langsung pada orang lain.
Tipe tipe Wirausaha :
1.       Penasehat (Advisor).
Kebanyakan konsultan dipercayai banyak orang karena pendidikan dan pengalaman yang mereka peroleh seperti di bidang konsultan keuangan. Di bidang ini, konsultan mendapat uang dari jasa mereka memberikan saran atau pun mencarikan solusi bagi klien-klien mereka.
2.       Organisator
Contoh usaha tipe ini adalah event organizer dimana anda harus memaintain ataupun me-manage jalannya sebuah usaha. 
3.       Creator
Tipe yang ini adalah tipe pembangun bisnis dimana memerlukan kreativitas anda untuk mampu membuat barang atau jasa baru yang sebelumnya belum ada.
4.    Care Taker
Pengusaha yang bergerak di bidang perkebunanan adalah salah satu conton dimana anda harus mampu sebuah bisnis dan di perlukan sikap yang sabar, tekun, dan konsisten.
5.       Communicator.
Tipe ini adalah anda yang mampu memberikan informasi yang menjadi demand seperti bidang sales.
6.       Entertainer
Tipe ini adalah tipe entrepreneur yang mampu membuat atau menambah pengalaman positif bagi orang lain misalnya : aktor dan penyanyi.
7.       Investor
Tipe ini adalah tipe entrepreneur yang di bidang saham atau property yang mampu membuat uang mereka bekerja.
8.       Seller
Tipe ini memiliki keahlian dalam menjual apapun mau itu jasa atau barang misalnya asuransi.
9.       Engineer / Technology
Tipe ini adalah pengusaha yang memiliki keahlian di bidang teknik, misalnya bidang otomotif.


narasumber : www.fashionbiz.co.id , MK UTJ

Profil wirausaha dapat dijabarkan berdasarkan perannya sebagai berikut :
1. Kewirausahaan Rutin ( Wirt )
    Wirausaha yang melakukan kegiatan sehari - hari cenderung menekankan pada pemecahaan masalah dan perbaikan standar prestasi tradisional. Fungsi kewirausahaan rutin adalah mengadakan perbaikan - perbaikan terhadap standar tradisional.

2. Kewirausahaan Arbitase
    Kewirausahaan yang selalu mencari peluang melalui kegiatan penemuan (pengetahuan) dan pemanfaatan (pembukaan).

3. Kewirausahaan Inovatif
    Kewiirausahaan dinamis yang menghasilkan ide-ide dan kreasi-kreasi baru yang berbeda.
Model proses kewirausahaan
1.    Proses inovasi
beberapa faktor personal yang mendorong inovasi adalah : keinginan berprestasi , adanya sifat penasaran, keinginan menanggung resiko, faktor pendidikan dan faktor pengalaman. Adanya inovasi yaqng berasal dari diri seseorang akan mendorong dia mencari pemicu ke arah memulai usaha.
2.    Proses pemicu
Faktor  personal yang mendorong  dalam artian memicu atau memaksa seseorang untuk terjun kedunia bisnis.
3.    Proses pelaksanaan
Beberapa faktor personal yang mendorong pelaksanaan dari sebuah bisnis.
4.    Proses Pertumbuhan
Faktor pertumbuhan ini didorong oleh faktor organisasi.
BERBAGAI SUMBER

konsep pemasaran ukm bagi seorang wirausahawan



Ada lima konsep yang melandasi cara organisasi melakukan kegiatan pemasaran :
  1. Konsep Produksi
 adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah. Para manejer perusahaan yang berorientasi produksi berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi, biaya yang rendah, dan distribusi secara besar-besaran.
Mereka mengasumsikan bahwa konsumen terutama tertarik pada ketersediaan produk dan harga yang rendah. Orientasi itu dimaklumi di negara-negara berkembang, dimana konsumen lebih tertarik untuk mendapatkan produk dari pada fiturnya. Orientasi itu juga berguna bila sebuah perusahaan yang ingin memperluas pasar. Konsep ini memiliki kelemahan yaitu produsen menjadi kurang ramah.
  1. Konsep Produk
menegaskan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan ciri paling bermutu, berkinerja, atau inovatif.
Para manajer di organisasi itu memusatkan perhatian untuk menghasilkan produk yang unggul dan meningkatkan kualitasnya sepanjang waktu. Mereka mengasumsikan bahwa para pembeli mengagumi produk-produk yang dibuat dengan baik serta dapat menghargai mutu dan kinerja. Akan tetapi, para manajer itu kadang-kadang terperangkap dalam kecintaan akan produk mereka dan tidak menyadari apa yang dibutuhkan oleh pasar.
  1. Konsep Penjualan
berkeyakinan bahwa para konsumen dan perusahaan bisnis, jika dibiarkan, tidak akan secara teratur membeli cukup banyak produksi-produksi yang ditawarkan oleh organisasi tertentu. Oleh karena itu, organisasi tersebut harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.
Konsep itu mengasumsikan bahwa para konsumen umumnya menunjukkan kelembaman atau penolakan pembelian sehingga harus dibujik untuk membeli. Konsep itu juga mengasumsikan bhwa perusahaan memiliki banyak sekali alat penjualan dan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
Kebanyakan perusahaan mempraktekkan konsep penjualan ketika mereka mempunyai kapasitas yang berlebih. Tujuan mereka adalah menjual apa yang dihasilkan mereka dan bukannya menghasilkan apa yang diinginkan pasar.
  1. Konsep Pemasaran
 adalah sebuah filosofi bisnis yang menantang tiga orientasi bisnis yang baru saja kita bahas. Konsep ini berkembang sejak tahun 1950 an. Konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasional yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih.
Konsep pemasaran telah diekspresikan dalam banyak cara beraneka ragam:
” Penuhilah kebutuhan dengan cara yang menguntungkan ”
” Temukan keinginan dan penuhilah.”
” Cintailah pelanggan, bukan produk.”
” Lakukan dengan cara Anda.” (Burger King)
” Andalah sang bos.” (United Airlines)
“ Utamakan orang-orang.” (British Airways)
“ Bermitra untuk mendapatkan laba.” (Milliken & Company)

  1. Konsep Pemasaran Masyarakat
Konsep pemasaran masyarakat menegaskan bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat dari pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing dengan tetap memelihara atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan konsumen. Konsep ini menegaskan pentinya menghindari konflik yang destruktif di dalam masyarakat.